Situs Berita Aseansai Terupdate – 29 April 2026 | PT Petrosea Tbk (PTRO) merupakan salah satu perusahaan jasa pertambangan terkemuka di Indonesia. Pada kuartal I 2026, Petrosea mencatat pendapatan yang melonjak sebesar 84,23% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan yang meningkat ini sejalan dengan peningkatan aktivitas pertambangan dan jasa terkait di Indonesia.
Pendapatan yang Melonjak
Pendapatan Petrosea pada kuartal I 2026 mencapai angka yang signifikan, yaitu sebesar RpX milyar, meningkat dari RpY milyar pada kuartal I 2025. Peningkatan pendapatan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk peningkatan volume produksi batu bara dan mineral lainnya, serta peningkatan harga jual produk.
| Tahun | Pendapatan (Rp milyar) |
|---|---|
| 2025 | Y |
| 2026 | X |
Investasi Baru dari Chandra Daya Investasi
Chandra Daya Investasi (CDIA) baru-baru ini menambah modal ke anak usaha Petrosea di Singapura sebesar USD 15,5 juta. Investasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasional dan memperluas jaringan bisnis Petrosea di Asia Tenggara. Dengan investasi ini, CDIA meningkatkan kepemilikan sahamnya di Petrosea menjadi 49%.
- Peningkatan modal untuk anak usaha di Singapura
- Meningkatkan kemampuan operasional dan jaringan bisnis
- CDIA meningkatkan kepemilikan saham di Petrosea menjadi 49%
Skandal Pembayaran dan Kebijakan Baru
Baru-baru ini, terjadi skandal pembayaran sebesar Rp11 miliar ke PT Petrosea. Skandal ini menyebabkan kebijakan baru dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Setelah rapat tim terpadu, perusahaan memutuskan untuk mengubah kebijakan pengelolaan keuangan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Dalam beberapa bulan terakhir, Petrosea juga melakukan beberapa langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan dan mengembangkan bisnis. Dengan investasi baru dari CDIA dan perubahan kebijakan, Petrosea diyakini dapat meningkatkan kinerja dan memperluas bisnisnya di Indonesia dan Asia Tenggara.
